4 MAZHAB ISLAM

Image result for imam syafi'i

MENGAPA KITA HARUS BERMAZHAB


Menyesuaikan dengan judul blog ini,
Maka bahasan kita yang pertama sekali tentu saja tentang
Hal-hal umum dan mendasar tentang islam itu sendiri Yang
sudah pasti sangat dibutuhkan oleh orang yang Masih awam
terhadap permasalahan dalam islam, dalam menjalani
Kehidupan sehari-hari.

Penulis berharap tulisan ini bisa menjadi salah satu solusi
Alternatif yang dapat memberikan jawaban terhadap
pertanyaan orang awam kebanyakan tentang mazhab,
mengapa kita harus bermazhab dalam memahami
islam baik dalam hal Figih ibadah,muamalah,siasah, maupun dalam hal
Ketuhanan (tauhid).

Cakupan bahasan masalahnya pun tentu tentang hal yang
ringan-ringan saja dan Sering kita jumpai dalam kehidupan
kita sehari-hari. Dalam mengambil dan mengemukakan
pendapat tentang masalah-masalah islam yang berkaitan
dengan Fiqh (ibadah, muamalah, dll) tentunya kita harus
merujuk pada Ulama 4 mazhab yang sudah sangat dikenal
di Indonesia  dan islam Ahlussunnah waljama’ah
Pada umumnya yaitu :
  1. Mazhab Miliki
  2. Mazhab Hanafi
  3. Mazhab Syafi’i
  4. Mazhab Hambali
Tentu saja dalam hal memilih mazhab penulis juga sama
dengan kebanyakan umat islam yang ada di Indonesia
yaitu mengikuti mazhab Syafi’i. Sedangkan dalam hal
ketuhanan (tauhid) mazhab yang masyhur dijadikan rujukan
di Indonesia ada 2, yaitu :
  1. Asy’ariah
  2. Maturidiah

Dan dalam hal ketuhanan (tauhid) penulis lebih condong kepada
paham asy’ariah. Dan faham ini juga yang sangat masyhur dan
banyak diikuti oleh kalangan umat islam Indonesia pada umumnya.

Lantas kemudian muncul berbagai pertanyaan akhir-akhir  ini
yang mengatakan mengapa kita harus bermazhab dalam
menjalankan syari’at agama islam,  bukankah sudah ada
Alqur’an dan Sunnah nabi Muhammad SAW ,
seharusnya dalam hal apapun tentang agama islam dan
pengamalannya kita kembali saja kepada Alqur’an dan Sunnah,
tidak perlu ikut mazhab ini dan itu dalam beribadah,

Saya tidak menyalahkan mereka yang memiliki pendapat seperti  itu
hanya saja menurut hemat saya, bukankah lebih  baik kita mengikuti
salah satu mazhab dalam hal fiqh dan tauhid, karena justru cara inilah
yang paling tepat kalau kita ingin kembali kepada Alqur’an dan Sunnah,
karena tentu saja dengan kecerdasan, kedalaman ilmu, kesalehan dan
kuatnya hafalan para ulama tersebut, mereka yang lebih faham  dan
lebih pantas untuk berijtihad dalam menginterpretasikan / menafsirkan
ayat-ayat Alqur’an dan Hadits nabi SAW dibandingkan kita yang yang
lemah hafalan, tidak berilmu, dan tempatnya segala salah dan lupa ini.

Dengan hafalan ratusan ribu hadits  dikepala mereka , serta hafal Qur’an,
mereka  kemudian berijtihad  menginterpretasikan / menafsirkan ayat-ayat
Alqur’an dan Hadits nabi SAW  dan merumuskannya menjadi hukum islam,
tuntunan dalam hal ibadah, pemahaman tentang ketuhanan dan sebagainya
dan kemudian mereka tulis dalam kitab-kitab yang telah mereka karang.
sehingga kita hamba Allah yang bodoh dan hidup di akhir zaman ini tidak
perlu susah payah untuk menginterpretasikan dan menafsirkan Ayat dan
Hadits   secara sendiri-sendiri dengan segala keterbatasan yang kita miliki.
Inilah alasannya mengapa  kita harus bermazhab.

Atau, apakah mereka yang tidak mau bermazhab mau mengatakan bahwa
ulama sebesar imam Syafi’i dan imam Hambali serta imam – imam yang
lain dalam menetapkan hukum syari’at, tuntutan ibadah Dan pembahasan
masalah ketuhanan (tauhid) tidak berlandaskan pada Alqur’an dan Sunnah. 
siapa kita yang bodoh ini kemudian berani beranggapan sedemikian rupa.
penulis memohon ampun kepada Allah dari yang sedemikian itu dan
mudah-mudahan kita selalu dalam taufik dan hidayah Allah SWT dan
kemudian memahami tentang pentingnya bermazhab.



Komentar

ARTIKEL POPULER

belajar istinja'

SHALAT PERUKUNAN MELAYU

sudahkah anda berwudhu

menghidupkan malam dengan shalat tahajjud

Meneladani sepenggal kisah imam syafi’i

Mari mencintai para habaib

TOLONG BAWA AKU KE SURGA, KAWANKU

mari shalat istikharah

menjemput rezeki dengan shalat dhuha