SHALAT PERUKUNAN MELAYU
SHALAT PERUKUNAN MELAYU
I.
Rukun Shalat
Sebelum
kita membahas lebih jauh tentang rukun Shalat,
pertama-tama
kita harus tau dulu nih apa sih yang
Dimaksud
dengan rukun shalat iya kan …………….
Saya
jelasin ya………..yang dimaksud dengan rukun
Shalat adalah apabila gerakan / bacaan dalam shalat itu
Tidak dilaksanakan dengan sengaja atau karena
tidak
tau
atau mungkin karena lupa akan menyebabkan
shalat yang kita kerjakan Menjadi tidak
sah menurut
syara’, sehingga mengetahui rukun shalat itu sama
pentingnya
dengan shalat itu
Sendiri…………Klik disini untuk baca tentang wudhu
Berdasarkan
tata cara pelaksanaanya rukun Shalat
itu
dapat
dikelompokkan menjadi 3 macam Brooo,
yaitu :
1.
Rukun Fi’li
Rukun fi’li itu apa sih??, tenang mas
bro biar saya jelaskan ya…
rukun fi’li adalah rukun shalat yang berupa gerakan-gerakan
yang wajib dilakukan dalam shalat, yang termasuk rukun fi’li
ada 9 yaitu :
a.
Berdiri betul.
b.
Mengangkat tangan pada saat mengucap takbiratul ihram.
c.
Ruku’.
d.
I’tidal.
e.
Sujud.
f. Duduk antara dua sujud.
g.
Tuma’ninah (berdiam sebentar pada sa’at berpindah dari Satu
Rukun ke rukun berikutnya).
h.
Duduk Tahyat.
i. Gerakan salam.
2.
Rukun Qauli
Rukun qauli adalah rukun shalat yang berupa bacaan-bacaan
yang wajib dilakukan dalam shalat, para ulama telah bersepakat
bahwa yang dimaksud dengan bacaan adalah
pengucapan bacaan
oleh orang yang melakukan shalat yang sekurang –kurangnya
terdengar oleh telinga nya sendiri
karena apabila tidak terdengar
oleh telinganya sendiri , maka tidak
bisa disebut bacaan, contohnya
membaca didalam hati atau membaca tanpa
ada suara yang dilafazkan,
yang termasuk rukun Qauli ada 5 yaitu :
a.
Mengucap kalimat takbiratul ihram.
b.
Membaca surat Alfatihah.
c. Membaca tahyat.
d.
Membaca Shalawat nabi Muhammad SAW.
e.
Mengucapkan Salam pertama.
3.
Rukun Qalbi
Yang
dimaksud dengan rukun qalbi adalah rukun
shalat yang
Dilaksanakan
didalam hati, yang termasuk rukun qalbi yaitu
:
a.
Niat
b.
Tertib, yang dimaksud dengan
tertib adalah melaksanakan
Rukun
secara berurutan sesuai dengan tuntunan syara’ dengan
Mendahulukan
rukun yang dahulu dan mengakhirkan rukun
Yang
akhir.
Namun disini kita tidak akan
membicarakan tentang fardhu Shalat,
karena fardhu dan rukun shalat itu hampir sama, semua fardhu sudah termasuk
di dalam rukun shalat, walaupun tidak semua
rukun adalah merupakan fardhu shalat.
II.
Syarat sah shalat
Walaupun seluruh rukun
shalat telah dilaksanakan tetapi shalat
tidak akan sah apabila tidak memenuhi syarat-syarat berikut :
1.
Suci dari hadats besar, hadats kecil dan dari najis.
2.
Menutup aurat dengan pakaian yang suci.
4.
Mengetahui dengan pasti sudah masuk waktu shalat.
5.
Menghadap ke kiblat (ka’bah).
III. Sunah Shalat
Nah… sekarang kita akan membahas apa-apa saja perkara yang
Disunatkan dalam shalat,
gunanya untuk menambah pahala
Dari shalat yang
kita kerjakan, jika diibarat orang makan nih
sobat, gak mungkinkan makan nasi putih saja dengan minum
air putih, tidak enak pasti…………
makanya kalau makan kita tambahin nasi putih dengan kuah gulai,
rendang, sambel , minuman jus dan lain-lain,biar makan kita
terasa lebih nikmat, iya kan………………..
begitu juga hendaknya dengan beribadah, setuju ya………..
dibawah ini saya akan jelas kan apa-apa saja yang disunatkan
dalam shalat,
yaitu :
1.
Azan dan iqamah sebelum shalat.
2.
Mengangkat tangan pada sa’at mengucapkan takbir dibeberapa
Tempat dalam shalat yaitu :
Pada saat bangkti dari tahyat yang
Pertama, pada sa’at akan ruku’ dan pada sa’at bangkit dari ruku’
(I’tidal).
3.
Membaca do’a iftitah (wajjahtu wajhia hingga akhir).
4.
Meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri sewaktu berdiri.
5.
Mengucap ta’awuz (أَعُوذُ بِاللَّهِ
مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ). Pada
Tiap-tiap raka’at.
6.
Mengucap amin dan membaca surah.
7.
Menyaringkan suara dalam shalat
magrib, isya dan subuh.
8.
Tidak menyaringkan bacaan pada sa’at shalat zuhur dan ashar.
9.
Membaca وَبِحَمْدِهِالْعَظِيْمِ رَبِّيَ سُبْحَانَ pada sa’at ruku’.
10. Membaca الْأَعْلَى رَبِّيَ سُبْحَانَ pada sa’at sujud.
11. Menggenggamkan jari tangan kanan diatas paha kanan pada sa’at
Duduk tahyat (kecuali jari telunjuk).
12. Duduk iftirasy disemua tempat kecuali pada sa’at tahyat akhir.
13. Duduk tawarruk pada sa’at tahyat akhir.
14. Mengucapkan salam yang kedua.
IV. Yang membatalkan shalat
Penting juga bagi kita
sobat untuk mengetahui apa-apa saja
Perkara yang dapat membatalkan shalat, agar shalat yang
Kita kerjakan tidak sia-sia…………..
Yaitu :
1.
Berkata-kata dengan sengaja.
2.
Banyak bergerak (bergerak lebih dari tiga kali secara terus-
menerus).
3.
Berhadats (besar atau kecil).
4.
Terkena najis (tempat dan pakaian).
5.
Terbuka aurat pada sa’at shalat.
6.
Berubah niat.
7.
Badan tidak menghadap kiblat (berpaling).
8.
Makan.
9.
Minum.
10. Tertawa.
11. Murtad (keluar dari islam).
Mengapa pengetahuan tentang shalat itu sangat penting,,,,,,,,
Karena kedudukan shalat itu sendiri sangat penting dalam
Beragama islam, sebagaimana sabda Nabi
Muhammad SAW :
“artinya : Shalat Adalah Tiang Agama, barangsiapa yang
menegakkannya, maka ia telah menegakkan
agamanya
dan barangsiapa yang merobohkannya, berarti
ia telah
merobohkan agamanya”.
Komentar
Posting Komentar