menjemput rezeki dengan shalat dhuha
menjemput rezeki dengan shalat dhuha
1.
Pengertian shalat dhuha
Shalat dhuha adalah shalat sunat
yang dilakukan pada
Pagi hari disa’at matahari sedang naik.shalat dhuha
Mempunyai kedudukan dan keutamaan yang sangat
Tinggi, sehingga imam Syaukani menerangkan sebagai
Mana hadits nabi yang berbunyi “bahwa
dua raka’at
Shalat dhuha sama dengan bersedekah
sebanyak 361
Kali”, sebab itu betapa
kerasnya syari’at menganjurkan
Untuk mengamalkannya secara terus menerus dan
Istiqamah,
Secara umum shalat dhuha ini
merupakan shalat sunat
Muakkad, dan secara khusus mempunyai arti shalat
Yang berhubungan dengan
permohonan limpahan
Rezeki, yang dalam melakukannya ialah tiap-tiap dua raka’at
Dengan satu salam atau empat raka’at dengan sekali
Salam.
2.
Keutamaan shalat dhuha
Shalat dhuha sebagaimana yang telah
diterangkan dalam
Beberapa hadits mempunyai keutamaan dan faedah yang
Sangat besar, sehingga nabipun mengatakan bahwa shalat
Dhuha adalah shalatnya para
nabi, para shalihin, para
Shiddiqin dan para tawwabin.
Ditinjau dari beberapa sisi baik dari sisi memohon ampunan,
Dari sisi mencari ketentraman lahir dan bathin dan dari sisi
Memohon dilapangkan rezeki kepada Allah, Shalat dhuha ini
Mempunyai kedudukan yang baik sehingga dianjurkan
Untuk dilakukan secara istiqamah.
3.
Hukum shalat dhuha
Shalat dhuha sebagimana shalat
tahajjud hukumnya adalah
Sunat muakkad (dianjurkan dengan sangat untuk melakukannya)
Sebagaimana hadits Nabi Muhammad SAW :
“Yang artinya : Nabi
SAW yang tercinta memesan padaku tiga hal,
Yaitu berpuasa tiga
hari dalam setiap bulan, mengerjakan dua
Raka’at dhuha dan
berwitir dahulu sebelum tidur”H.R Bukhari
Muslim
4.
Waktu shalat dhuha
Sebagaiman
shalat-shalat yang lain, shalat dhuha
juga ada
Ketentuan
dan waktu untuk melaksanakannya, adapun
waktu
Untuk
melaksanakan shalat dhuha adalah dimulai
kira-kira
Matahari
sudah naik setinggi 7 hasta dan berakhir pada waktu
Matahari
tergelincir sebelum masuk waktu zuhur.
5.
Bilangan raka’at shalat dhuha
Ada
beberapa hadits yang menerangka tentang jumlah raka’at
Pada
shalat dhuha, sehingga dapat
disimpulkan bahwa bilangan
Raka’at
dalam shalat dhuha
sekurang-kurangnya dua raka’at dan
Sebanyak-banyaknya
dua belas raka’at tetapi ada juga ulama
Yang
berpendapat bahwa raka’atnya tidak terbatas.
6.
Surah yang dibaca dalam shalat dhuha
Ada
beberapa versi tentang surah yang dibaca dalam shalat dhuha
Yaitu
:
a. Boleh
membaca surah apa saja yang dianggap mudah dalam
Alqur’an.
b. Apabila
dilaksanakan dua raka’at, disunatkan pada raka’at yang
Pertama membaca surah”Wasy syamsi wadhuha
ha”dan pada
Raka’at yang kedua membaca surah ”Wadh dhuha”.
c. Adapun
cara yang paling afdhal adalah dengan membaca ayat
kursi sebanyak sepuluh kali pada raka’at yang
pertama dan
membaca surah Al ikhlas sepuluh kali pada
raka’at yang kedua.
7.
Tuntunan shalat dhuha
Adapun
lafazh niat shalat dhuha adalah
sebagai berikut :
Artinya :”saya berniat shalat dhuha dua raka’at menghadap kiblat
Karna Allah Ta’ala”.
Sedangkan
pelaksanaannya sama dengan melaksanakan shalat subuh
Dua
raka’at, hanya saja pada shalat dhuha
tidak membaca do’a
Qunut.
Komentar
Posting Komentar