sudahkah anda berwudhu
Betapa
pentingnya kedudukan wudhu dalam ibadah
Sehingga
sah tidaknya shalat terlebih dahulu ditentukan
Oleh
kesempurnaan wudhu,
tidak sah shalat jika tidak
A. Pengertian
wudhu
Wudhu menurut bahasa artinya bersih dan indah
Sedangkan menurut syari’at
wudhu adalah
membersihkan
Seluruh anggota wudhu
dengan air yang suci lagi
Menyucikan dengan syarat
dan rukun tertentu
Untuk menghilangkan hadats
kecil
B. Fardhu
/ Rukun wudhu
Yang dimaksud dengan fardhu / rukun
adalah
Apabila tidak dikerjakan maka akan
menyebabkan
Tidak sahnya suatu amal (ibadah), fardhu
wudhu
Ada 6 perkara yaitu :
1.
Niat : niat letaknya didalam
hati,memasang
Niat dilakukan bersamaan
dengan membasuh
Muka pertama kali, untuk memantapkan
niat
Sebaiknya kita mengucapkan
lafaz niat dahulu
Sebelum berwudhu, lafazh niat wudhu ialah :
Nawaitul wudhuu a liraf’il hadatsil ashghari fardhal lillahi
ta’ala
Artinya :
‘’Sahaja aku bewudhu untuk mengangkat hadats kecil, fardhu karena Allah
Ta’ala”.
2.
Membasuh muka (mulai dari tumbuhnya
rambut hingga kedagu
Dari batas paku telinga
kanan hingga paku telinga kiri.
3.
Membasuh kedua tangan sampai ke siku.
4.
Mengusap sebaian kepala.
5.
Membasuh kedua kaki sampai kemata kaki.
6.
Tertib (artinya mendahulukan mana rukun
yang
harus didahulukan, dan
mengakhirkan rukun
yang harus diakhirkan).
C.
Sunah Wudhu
1. Menghadap
kiblat.
2. Bersiwak.
3. Menigakalikan
basuhan.
4. Membaca
Basmalah pada permulaan wudhu.
5. Membasuh
kedua telapak tangan sampai pergelangan.
6. Berkumur-kumur.
7. Membasuh
lubang hidung sebelum berniat.
8. Menyapu
seluruh kepala dengan air.
9. Mendahulukan
anggota kanan daripada kiri.
10. Menyapu
kedua telinga.
11. Menyela-nyela
jari-jari tangan dan kaki.
12. Membaca do’a sesudah Wudhu.
D. Yang
membatalkan Wudhu
1. Keluar
sesuatu dari salah satu dua jalan (qubul
Dan dubur) seperti buang air besar atau kecil
Dan buang angin.
“Allah tidak
menerima shalat diantara kamu
Jika kamu
berhadats, sehingga terlebih dahulu
Ia berwudhu”.(HR.Bukhari
Muslim)
2. Hilang
akal yang disebabkan oleh gila, pingsan,
Mabuk dan tidur.
3. Tersentuh
kulit antara laki-laki dan perempuan
Yang bukan muhrim, yang dimaksud muhrim
Adalah keluarga yang tidak boleh dinikahi.
4. Tersentuh
kemaluan dengan telapak tangan.
E. Makruh
Wudhu
1. Berlebih-lebihan
atau pelit dalam menggunakan air.
2. Mendahulukan
anggota kiri daripada anggota kanan.
3. Menyeka
air dengan sapu tangan.
4. Memukulkan
air pada wajah.
5. Menambah
atau mengurangi basuhan dari tiga kali.
6. Meminta
bantuan orang lain untuk membasuh anggota
Wudhu tanpa uzur.
7. Terlalu
banyak (berlebihan) berkumur atau
membasuhkan air kehidung.
8. Tidak
menutup aurat saat berwudhu.
9. Berbincang
–bincang saat berwudhu.
Komentar
Posting Komentar